Wednesday, May 01, 2013

Syukur itu Sederhana

Alhamdulillah.
Hari ini untuk ke-24 kalinya dalam hidup, gue diberi kesempatan untuk memperingati kembali momen tangisan pertama itu.
Telah 24 tahun gue menghirup oksigen bumi ini, menikmati hangatnya matahari favorit, tumbuh dan berkembang bersama keluarga, teman-teman dan lingkungan yang luar biasa.

Adalah suatu keharusan setiap pertambahan usia dimaknai dengan perubahan yang lebih baik. Menjadi manusia yang semakin memahami perjalanan hidup, matang akan usia dan hubungannya dengan Sang Pencipta.

Hari ini di usia 24 tahun gue perlahan menemukan bahagia dalam bentuk yang sederhana, sehingga lebih mudah dipahami. Syukur

No comments:

Post a Comment