Hari ini, atas rusaknya twitter, penuhnya email inbox dan alsan-alasan lainnya, gue kembali bermain dengan ilusi waktu.
Menikmati bahwa ternyata, masa lalu bisa begitu mempesona
Menapaki untuk menghapusnya hilang..
Saat ini waktu telah berputar, mengubah keadaan, bahkan rasa yang pernah ada.
Emosi itu tak lagi mampu muncul seberani ia sebelumnya.
Tertahan cukup lama membuatnya lebih memilih untuk bersembunyi, kehilangan gairah untuk menampakkan diri.
22 Juli 2011
Beberapa masa menjadi begitu istimewa, sebanding dengan masa lainnya yang hambar tak bermakna
Kita telah tumbuh menjadi orang-orang dewasa
Menjadi berbeda
Memisahkan diri satu sama lain, bahkan dari semua yang masih tersisa
Berbeda. Menjadi kata yang begitu akrab
Bahkan dibandingkan dengan dia, masih saja berbeda
Mungkin tanpa sadar diri ini yang menciptakan perbedaan itu.
Kemudian tertohok atas sepenggal lirik
Luna Kelam
"Sadarkah kau luna kelam, apa yg tlah kau sengatkan?
Ada jiwa bintang malam...."
23 Juli 2011
Pantas saja selalu terasa ada yang janggal dengan hari itu selama ini
Ternyata begitulah
Sebuah pembuktian untuk terus belajar dan percaya
No comments:
Post a Comment