Wednesday, May 01, 2013

Introspeksi

Beberapa hari yang lalu, gue getol minta ke temen-temen buat bikinin testimonial tentang gue. Gambaran dari sisi positif maupun negatif. Setengah memaksa merengek2 minta itu harus jadi.

Awalnya banyak yang bertanya alasan dari permintaan gue. Mereka bertanya-tanya apa tujuan dari dibuatnya testimonial itu. Tak ada jawaban yang pasti, karena gue menunggu hari ini. Sebuah moment yang diciptakan sebagai bentuk renungan. Pertambahan usia yang menuntut perkembangan baru.

Growing up not just getting older.

Selama 24 tahun gue hidup di dunia ini, sangat telah terbiasa dengan penilaian negatif maupun positif tentang gue. Seiring berjalannya waktu semakin terlihat bahwa semakin banyak gue menjumpai mereka yang 'suka' secepat itu pula gue menemukan mereka yang benci. Di masa-masa labil, usia pubertas bagian 'tidak disukai' ini menjadi sangat mengganggu. Tak jarang ketika mendapati faktanya, gue akan lama menjadi karakter yang pendiam, terpuruk, dan minder luar biasa. Sampai seorang teman membantu untuk tidak terlalu mempedulikan semua itu. Just be me.

Menanti terkumpulnya semua testimonial ini, jujur membuat gue ketar-ketir. Sedikit banyaknya gue masih sangat defensif terhadap diri sendiri. Setiap kali ada penilaian yang tidak sesuai dengan apa yang gue pikirkan, gemes rasanya ingin memberikan penjelasan. Pada akhirnya akan menjerumuskan gue mencari 'pembenaran', sehingga kebenaran itu lama-kelamaan akan semakin samar dan jumawa di atas kebodohan tidak mengenali diri sendiri. Angkuh hidup di muka bumi. Sang Pencipta pun akan membencinya.

Maka, dengan segala kepasrahan dan niat tulus memperbaiki diri menerima segala bentuk penilaian itu tanpa pembelaan diri. Murni demi introspeksi dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik.


And here are what they say...

No comments:

Post a Comment